DENDANG, PersUpdate.com — Jembatan Merah Putih Presisi yang berada di Desa Sido Mukti, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, turut menjadi bagian dari rangkaian peresmian ribuan Jembatan Merah Putih Presisi oleh Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).
Peresmian tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting yang dipusatkan di Jembatan Merah Putih Presisi Desa Sido Mukti, Kecamatan Dendang, sekira pukul 10.00 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dihadiri Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Pemkab Tanjab Timur Idris, S.H., M.H., mewakili Bupati Tanjab Timur; Ketua DPRD Tanjab Timur Hj. Zilawati, S.E.; Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K.; perwakilan Kejaksaan Negeri Tanjab Timur Kasi Pidum Doni Hendry Wijaya, S.H., M.H.; Wakapolres Tanjab Timur Kompol Muhammad Ridha, M.M.; serta sejumlah pejabat Polres Tanjab Timur.
Turut hadir Danramil 419-01/Muara Sabak Kapten Inf Zulkarnain, S.H.; Kasi PMD Kecamatan Dendang Lukman Hakim mewakili Camat Dendang; Kapolsek Dendang Iptu Sunarto; Kepala Desa Sido Mukti Sutrisno; Kepala Dusun Tanjung Sari Sutardi; serta masyarakat Desa Sido Mukti.

Kegiatan diawali dengan laporan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., terkait berbagai program pembangunan yang dilakukan TNI Angkatan Darat, khususnya pembangunan sumber air bersih dan pengembangan sarana pengairan pertanian.
Dalam laporannya, Kasad menyampaikan bahwa TNI AD terus berupaya membantu masyarakat melalui penyediaan sumber air bersih, pengairan lahan pertanian, pembangunan MCK, hingga berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Selanjutnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melaporkan pelaksanaan pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi yang dilaksanakan secara swadaya oleh jajaran Polri.
Kapolri menyampaikan bahwa sebanyak 895 Jembatan Merah Putih Presisi telah dibangun dan direvitalisasi di 30 wilayah Polda, dengan 874 jembatan telah selesai, 17 unit dalam tahap pembangunan dan 4 unit masih dalam tahap perencanaan.

Dari 874 jembatan yang telah selesai dibangun, total panjangnya mencapai sekitar 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 2 juta masyarakat, termasuk anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM dan masyarakat umum.
Kapolri juga menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan, memudahkan akses pendidikan serta membuka peluang tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan.
Usai laporan Kapolri, kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.

Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto kemudian memberikan arahan sekaligus memimpin peresmian secara virtual.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran TNI dan Polri yang telah memberikan pengabdian nyata kepada masyarakat melalui pembangunan jembatan dan sumber air bersih.
Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri harus senantiasa menjadi bagian dari rakyat, bekerja bersama rakyat dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Saudara-saudara adalah tentaranya rakyat, polisinya rakyat, lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, memberikan yang terbaik untuk rakyat, dan pada akhirnya Saudara juga akan kembali kepada rakyat,” demikian pesan Presiden dalam sambutannya.
Presiden juga mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan TNI dan Polri dalam membantu masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan menghadapi keterbatasan akses.

Menurut Presiden, kehadiran negara harus dirasakan oleh seluruh rakyat, termasuk masyarakat yang berada jauh dari pusat-pusat kehidupan dan pembangunan.
“Negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil. Rakyat yang paling jauh dari pusat-pusat kehidupan yang besar harus menikmati kualitas hidup yang baik,” tegasnya.
Secara nasional, pada kegiatan tersebut Presiden Prabowo meresmikan 3.395 Jembatan Merah Putih yang dibangun oleh TNI dan Polri serta 3.000 sumber air bersih yang dibangun oleh TNI Angkatan Darat.
Peresmian kemudian dilanjutkan dengan dialog dan penyampaian ucapan terima kasih oleh perwakilan masyarakat penerima manfaat pembangunan Jembatan Merah Putih.
Dengan hadirnya Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Sido Mukti, masyarakat diharapkan semakin mudah dalam melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas warga, akses pendidikan, kegiatan ekonomi, pertanian serta distribusi hasil usaha masyarakat.
Kegiatan peresmian berakhir sekira pukul 11.10 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif.(red)

