*Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Dendang Sosialisasikan Bahaya Judol, Narkoba dan Geng Motor*

DENDANG, PersUpdate.com — Kapolsek Dendang IPTU Sunarto menjadi pembina upacara bendera yang dilaksanakan di SMP Negeri SATAP 6 Tanjab Timur dan SD Negeri 155/X Kuala Dendang, Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Senin (10/8/2026) sekira pukul 07.30 WIB.

Kegiatan upacara tersebut diikuti oleh para siswa dan siswi, dewan guru serta tenaga pengajar dari SMP Negeri SATAP 6 Tanjab Timur dan SD Negeri 155/X Kuala Dendang.

Turut hadir Kepala SMPN 6 SATAP Tanjab Timur Rini Lukita Sari, S.E., Kepala SD Negeri 155/X Zainudin, S.Pd., Waka Bidang Kurikulum Tini Anggraini, S.Pd., Waka Bidang Kesiswaan Maria Ulfah, S.Pd., Asisten Waka Bidang Kurikulum Nofa Delinda, S.Pd.I., Pembina OSIS Nurliyah, S.Pd., serta dewan guru dan tenaga pengajar.

Hadir pula PS. Kanit Intelkam Polsek Dendang Aiptu Yatiman, S.E., Bhabinkamtibmas Kuala Dendang Aipda Zulrizal dan seluruh siswa-siswi SMPN SATAP 6 Tanjab Timur serta SD Negeri 155/X Kuala Dendang.

Dalam amanatnya, Kapolsek Dendang IPTU Sunarto menyampaikan pentingnya moral dan etika sebagai cerminan budi pekerti yang luhur dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah.

Menurutnya, sikap saling menghormati antara guru dan siswa akan menciptakan suasana pendidikan yang nyaman, positif dan saling mendukung.

“Jangan pernah merasa bahwa menghormati guru adalah sesuatu yang kuno. Justru menghormati guru merupakan cerminan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang harus kita pertahankan,” pesan IPTU Sunarto kepada para pelajar.

Kapolsek juga mengingatkan para guru untuk memberikan perhatian yang tulus kepada siswa serta menghargai setiap potensi yang dimiliki anak didik sebagai bagian dari tanggung jawab dalam mencetak generasi penerus bangsa.

Selain persoalan moral dan etika, IPTU Sunarto memberikan perhatian khusus terhadap berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan pelajar, seperti perjudian online (judol), geng motor dan penyalahgunaan narkoba.

Ia mengimbau para siswa agar tidak terlibat dalam berbagai aktivitas yang dapat mengarah pada pelanggaran hukum maupun kenakalan remaja.

“Polri tidak ingin melihat pelajar berurusan dengan hukum. Kami ingin melihat kalian sukses dan menjadi kebanggaan orang tua, sekolah dan daerah,” tegasnya.

Kapolsek juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi tawuran, narkoba, pergaulan bebas, bullying serta penyalahgunaan media sosial.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan penggunaan telepon seluler harus dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif dan mendukung proses belajar.

“Kami mengimbau para tenaga pengajar untuk selalu memantau penggunaan HP oleh siswa, baik pada saat kegiatan belajar mengajar maupun di luar kegiatan belajar di lingkungan sekolah,” lanjutnya.

Ia juga berpesan kepada para pelajar agar tidak menggunakan media sosial untuk memperkeruh suasana ataupun menyebarkan konten yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kapolsek Dendang berharap melalui kegiatan tersebut para pelajar dapat memahami pentingnya menjaga disiplin, etika, keamanan diri serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.

Upacara bendera selesai sekira pukul 08.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *