SMPN 4 Tanjab Timur Lestarikan Tradisi “Makan Bernampan, Duduk Besilo” sebagai Pendidikan Karakter

TANJUNG JABUNG TIMUR, PersUpdate.com – SMP Negeri 4 Tanjung Jabung Timur terus berupaya menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik melalui pengenalan dan pelestarian kearifan lokal masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Salah satunya melalui kegiatan “Makan Bernampan, Duduk Besilo” yang dilaksanakan di halaman SMPN 4 Tanjung Jabung Timur, Jumat (21/08/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SMPN 4 Tanjung Jabung Timur, Kepala Tata Usaha (TU), serta para majelis guru. Tradisi makan bernampan dan duduk besilo tidak hanya menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur yang dinilai relevan dengan pembentukan karakter peserta didik.

Tradisi tersebut memiliki sejumlah nilai filosofis, di antaranya kebersamaan dan gotong royong, kesopanan dan adab, kesetaraan dan persaudaraan, serta rasa syukur atas nikmat.

Nilai-nilai tersebut selaras dengan visi dan misi SMPN 4 Tanjung Jabung Timur serta program G7KAIH, khususnya dalam membentuk siswa-siswi yang memiliki karakter, berakhlak, mampu bekerja sama, dan menghargai budaya daerah.

Kepala SMPN 4 Tanjung Jabung Timur, Sri Handayani, S.Pd, menyampaikan bahwa tradisi “makan bernampan, duduk besilo” memiliki makna yang sangat positif bagi pembentukan karakter peserta didik.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar makan bersama, tetapi menjadi sarana untuk mengenalkan budaya lokal sekaligus mengajarkan nilai kebersamaan, sopan santun, saling menghargai dan rasa persaudaraan kepada para siswa.

“Melalui tradisi makan bernampan dan duduk besilo ini, kita ingin anak-anak mengenal serta mencintai budaya daerahnya. Di dalamnya terdapat banyak nilai pendidikan karakter, seperti kebersamaan, gotong royong, kesopanan, kesetaraan dan rasa syukur,” ujar Sri Handayani.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya sekolah dalam melestarikan budaya lokal sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial serta budaya di daerahnya.

Dengan mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam kegiatan pendidikan, SMPN 4 Tanjung Jabung Timur menunjukkan bahwa budaya daerah dapat menjadi media pembelajaran yang menarik sekaligus sarana memperkuat karakter generasi muda.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *